Posts

Showing posts from August, 2019

Gerimis Mengundang Senyum

Rintik hujan terdengar jatuh di langit langit tempat tidurku. Pagi yang yang disambut gemiris tiada berhenti. Alunan suara sabung membangkitkan semangat pagi. Mengawali langkah untuk diberkahi. Dibawah rintik hujan ku tunggangi kuda roda dua ku. Menuju tempat dimana disana penuh dengan harapan. Dengan wajah yang berbinar, walaupun rintik hujan membasahi bajuku. Tak lama waktu berlalu, melintas pepohonan yang rindang, melalui lembah dan perbukitan. Akhirnya tujuan ku sampai, yakni dimana tempatku menaruh harapan setiap hari.  Hari ini adalah jadwalku untuk tugas keluar desaku, yakni kota yang sampai saat ini masih aku banggakan. Namun sesampainya di ruangan itu, berharap untuk berangkat dengan cepat. Namun tertunda, karna masih ada hal yang belum terpenuhi. Dengan ditemani secangkir kopi, menambah rasa semangat untuk menanti.  Tak lama berselang, terdengar deru suara mesin dan berhenti di depan yang masih terhalang dinding. Dugaan hati sudah pasti, bahwa dialah yang ku ...

Tak Tahu

Image
Ini hari ke -4, tak ada kabar dan berita. Tak ada SMS dan telpon. Tak ada wajah yang tersenyum. Kemana kah kamu...?? Apakah sengaja menghilang dari pandanganku. Tau kah kamu...?? Rindu itu berat, gak semua bisa menahannya. Kulewati celah agar terlihat oleh kamu dimataku, ku cari alasan tuk bertemu kamu. Namun Tuhan belum mengizinkan. Kadang terfikir olehku, apakah kamu tahu keadaanku, aku yang disini merindukanmu. Aku yang disini menantimu. Aku yang merasa bodoh mengharap kamu. Tapi semua itu tak ku pedulikan. Semua karna rasa yang kumiliki untuk kamu. See you.... Moga esok kamu bisa kupandangi. D******i

Malam yang berlalu

Image
Apa yang harus ku ungkapkan...?? Semua yg kulihat hanyalah sebuah bayangan yang selalu hadir. Bayangan yang tak dapat pegang ku rasa, tak dapat ku pegang namun akan selalu terlihat. Seperti itulah dirimu. Terlalu asa ini, hingga bendungan yang begitu kuat, tak mampu untuk membendungnya. Asa yang tersimpan hanyalah sebuah impian yang akan menjadi mimpi. Kapankah itu menjadi nyata...?? Tiada jawaban yang dapat menjawabnya.  Sehari tak menatap wajahmu, bagaikan awan gelap yang tak menurunkan hujan, bagaikan angin yang tak bertiup. Tapi hari ini, engkau hadir dengan keanggunanmu, walaupun hanya dalam bingkai dapatku tatap, yang bisa menjawab kerinduan ini.  Engkau yang di ciptakan dengan keanggunan oleh yang maha kuasa, engkau yang diciptakan dengan kesabaran yang luar biasa, engkau yng diciptakan dengan kemandirian yang tiada Tara. Semuanya itu menjelma dalam dirimu. Kasih sayang yang kau lihat kepada sesama, keakraban yang tebarkan, tiada yang bisa menundukkan sikapmu...

Rasa ini

Image
Hari itu riuh pikuk suara yang menyuarakan kebahagiaan. Saat itu jua, sepasang mata melirik tak mendapatkan tujuan pandangan. Kiri sudah ditoleh, kananpun sudah di cari. Namun sang penyejuk jiwa juga tak terlihat.  Ketika siang menyambut malam, tuhan memberi harapan yang tak di sangka. Melihat lentik bulu mata, melihat senyum indah yang merona, dan keindahan dibalut kerudung yang selalu meninggalkan sepenggal rindu.  Hantaran kopi hitam menyegerakanku untuk menikmatinya. Ternyata bukan hanya wujudnya yang begitu anggun, namun secangkir kopi buatanya, serasa gelap menjadi terang. Begitu nikmatnya...  Harapan untuk bisa melihatnya dalam rentang waktu yang telah diharapkan, namun hilang karna sesaat. Hingga mengagungkan rindu di jiwa ini. Belum puas rasanya mata ini melihat rona wajahnya...  Dibalik helm hitam,  terlihat sepasang mata melihat kepergian ku. Apakah itu hanya perasaan saja.?  Hari kedua aku jauh disini, berbagai alasan agar su...

Tak Tahu.

Image
Berharap padamu untuk hadir di malam ini, namun itu tak kunjung ada. Lirih mata ini, sendu hati ini menunggu akan hadirnya kamu. Bahwa waktu yang sesaat sejenak telah berlalu, tak mampu menghapus rindu yang terukir di jiwa ini. Tanyaku kepada temanmu, namun ternyata memang hadirmu tak dapat kulihat. Mengkin kamu lagi asik bermimpi sambil melepaskan penatmu. Tapi aku yang disini menunggu mu hadir di malam ini. Kadang hati ini bertanya, "siapakah aku yang selalu merindukan mu?" Apakah ada hakku untuk mencintaimu lebih dari apa yang kau tahu.? Memang kau dan aku bukan lah hal yang indah di bicarakan, namun apakah salah aku untuk mencintaimu. ?? Dan lidahku terasa berat, untuk mengetahui akan isi hatimu. Malam ini aku berharap esok atau lusa bisa menatap wajah indahmu.