Rasa ini
Hari itu riuh pikuk suara yang menyuarakan kebahagiaan. Saat itu jua, sepasang mata melirik tak mendapatkan tujuan pandangan. Kiri sudah ditoleh, kananpun sudah di cari. Namun sang penyejuk jiwa juga tak terlihat.
Ketika siang menyambut malam, tuhan memberi harapan yang tak di sangka. Melihat lentik bulu mata, melihat senyum indah yang merona, dan keindahan dibalut kerudung yang selalu meninggalkan sepenggal rindu.
Hantaran kopi hitam menyegerakanku untuk menikmatinya. Ternyata bukan hanya wujudnya yang begitu anggun, namun secangkir kopi buatanya, serasa gelap menjadi terang. Begitu nikmatnya...
Harapan untuk bisa melihatnya dalam rentang waktu yang telah diharapkan, namun hilang karna sesaat. Hingga mengagungkan rindu di jiwa ini. Belum puas rasanya mata ini melihat rona wajahnya...
Dibalik helm hitam, terlihat sepasang mata melihat kepergian ku. Apakah itu hanya perasaan saja.?
Hari kedua aku jauh disini, berbagai alasan agar suara itu bisa terdengar ditelingaku,. Hingga malam ini, fikiranku tak pernah hilang untuk memikirkannya.
Moga malam ini, dikau bisa hadir di alam tidurku.
See you ....
Happy nice dream for you....
D

Comments
Post a Comment